-->

Iklan

Iklan
Iklan

PUPR Kapuas

#'

Kapuas PUPR

#'

no-style

Jalan Semenisasi Tui Batur di Desa Saka Mangkahai Rusak Parah, Warga Mengeluh

AESENNEWS.COM
Friday, April 4, 2025, 8:53:00 AM WIB Last Updated 2025-04-04T01:54:03Z
Kuala Kapuas, aesennews.com – Kondisi jalan semenisasi Tui Batur yang terletak di RT 07 dan RT 08, Desa Saka Mangkahai, mengalami kerusakan parah. Jalan yang sudah lama digunakan masyarakat ini kini dipenuhi kubangan dan berlubang akibat usia dan kurangnya perawatan. Bahkan, di beberapa titik, semennya telah hancur total, menyebabkan jalan berubah menjadi becek dan sulit dilalui.

Kerusakan ini sangat membahayakan bagi masyarakat yang melintasi jalan tersebut, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Warga diharapkan tetap berhati-hati saat melewati jalan yang sudah tidak layak ini.

Jalan Tui Batur merupakan jalan poros desa yang setiap hari digunakan oleh masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti guru dan tenaga kesehatan, serta anak-anak sekolah dan petani yang beraktivitas di wilayah tersebut. Selain itu, jalan ini menjadi satu-satunya akses penghubung dari Kecamatan Kapuas Barat, melalui Desa Saka Mangkahai menuju Sei Bangah dan Sei Praya, di mana banyak warga yang bermukim. Beberapa fasilitas pendidikan seperti SDN 5 Saka Mangkahai dan SMPN 5 Satap Kapuas Barat serta satu unit Puskesdes juga berada di kawasan ini.

Menurut seorang warga RT 07, Untung, dalam keterangannya pada 4 April 2025, ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Desa Saka Mangkahai yang dinilai tidak peduli terhadap kerusakan jalan tersebut. “Jalan ini sudah lebih dari dua tahun dibiarkan tanpa ada perbaikan. Padahal, panjang jalan yang rusak mencapai sekitar satu kilometer,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun sudah beberapa kali dilakukan pengukuran oleh pihak terkait dengan harapan adanya perbaikan, namun hingga saat ini tidak ada realisasi. Kondisi jalan justru semakin memburuk, berlubang, terendam air hujan dan air pasang dari sungai, sehingga semakin sulit dilalui warga.

Warga mengaku telah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan ini melalui musyawarah desa (Musdes) dan Musrenbang, namun tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah desa maupun kecamatan. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut demi kelancaran aktivitas perekonomian masyarakat.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Pa Uwang, menambahkan bahwa dulu, saat adiknya masih menjabat sebagai kepala SMPN 5 Satap Kapuas Barat, para guru sering urunan menggunakan dana pribadi untuk memperbaiki jalan tersebut. Masyarakat juga pernah bergotong royong melakukan perbaikan demi kelancaran akses, dengan harapan pemerintah akan memberikan perhatian dan menganggarkan pembangunan jalan. Namun, hingga kini jalan tetap dibiarkan rusak tanpa adanya tindak lanjut.

Yang lebih mengecewakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) tahun 2024, usulan perbaikan jalan Tui Batur di RT 07 dan RT 08 tidak masuk dalam anggaran. “Kami bertanya-tanya, kenapa jalan kami yang rusak parah ini tidak dianggarkan dalam dana desa tahun lalu? Seolah-olah wilayah kami dianaktirikan,” ujar Pa Uwang.

Warga meminta Pemerintah Desa Saka Mangkahai agar tidak tebang pilih dalam pembangunan jalan desa. Mereka menekankan bahwa perbaikan jalan Tui Batur sangat penting karena merupakan jalur utama yang menghubungkan ibu kota kecamatan dengan sekolah dan puskesdes, yang melayani masyarakat setempat.

Mereka juga mendesak Bupati Kapuas dan Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk segera mengambil tindakan dan memperbaiki jalan tersebut agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terus terganggu.

Penulis: Moh Sariansyah
Kaperwil aesennews.com TV, Kalimantan Tengah

Komentar

Tampilkan

  • Jalan Semenisasi Tui Batur di Desa Saka Mangkahai Rusak Parah, Warga Mengeluh
  • 0

Terkini

layang

.

social bar

social bar

Topik Populer

Iklan

Close x