-->

Iklan

Iklan
Iklan

PUPR Kapuas

#'

Kapuas PUPR

#'

no-style

Setiap Makhluk Yang Bernyawa Pasti Mengalami Kematian, Baca Selengkapnya

Aesennews Lampung
Sunday, June 25, 2023, 3:20:00 PM WIB Last Updated 2023-06-25T08:46:57Z

 

Foto hanya ilustrasi Aesennews.com

Aesennews.com, Lampung - Tiap ayat - ayat Al-Qur'an yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW membawa pesan yang perlu disampaikan pada tiap muslim. Salah satunya, firman Allah SWT yang menyatakan bahwa semua makhluk yang bernyawa itu akan mati adalah surah Ali Imran ayat 185.


Menurut tafsir dari Al-Qur'an Kementerian Agama (Kemenag), ayat tersebut bermakna, tiap manusia memiliki masanya yang telah ditakdirkan masing - masing dalam Lauh Mahfudz. Sebab itu, takdir kematian tersebut tidak akan mengenal usia muda ataupun tua, tidak pula mengenal jenis kelamin baik perempuan maupun laki-laki.


Ayat ini juga menjadi pengingat muslim dalam mempersiapkan diri di akhirat kelak. Umat Islam yang mampu mengaplikasikan pesan inilah yang disebut sebagai mukmin cerdas. Berikut bacaan lengkapnya.


Bacaan Surah Ali Imran Ayat 185 dalam Arab, Latin, dan Artinya

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ


Bacaan latin: Kullu nafsin żā`iqatul maụt, wa innamā tuwaffauna ujụrakum yaumal-qiyāmah, fa man zuḥziḥa 'anin-nāri wa udkhilal-jannata fa qad fāz, wa mal-ḥayātud-dun-yā illā matā'ul-gurụr


Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya."


Rasulullah SAW sendiri telah menerangkan keutamaan muslim dalam mengingat kematian. Salah satunya, beliau menyebut muslim yang senantiasa mengingat kematian adalah mereka termasuk golongan orang yang cerdas. Dari Ibnu 'Umar, ia berkata,


كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ : « أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا ». قَالَ فَأَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ : « أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ ».


Artinya: Aku pernah bersama Rasulullah SAW, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya,


"Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?"

Beliau bersabda, "Yang paling baik akhlaknya".

"Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?" ia kembali bertanya.


Beliau bersabda, "Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas." (HR Ibnu Majah).


Selain itu, keutamaan mengingat kematian seperti dalam surah Ali Imran ayat 185 akan membantu melapangkan kehidupan seseorang di tengah kesempitannya. Berikut bunyi hadits Rasulullah SAW yang dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami':


أكثروا ذكر هَاذِمِ اللَّذَّاتِ فإنه ما ذكره أحد فى ضيق من العيش إلا وسعه عليه ولا فى سعة إلا ضيقه عليه


Artinya: "Sering-seringlah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian, karena tidaklah seseorang mengingatnya dalam kesempitan hidup melainkan akan melapangkannya dan tidaklah seseorang mengingatnya dalam keleluasaan hidup melainkan akan mempersempitnya." (HR Baihaqi, Ibnu Hibban dan BaIbnu Hibban dan Bazzar).


Karya tulis ini dibuat untuk disampaikan kepada umat Islam di seluruh dunia sebagai pengingat bekal mempersiapkan kehidupan alam selanjutnya (Putra).

Komentar

Tampilkan

  • Setiap Makhluk Yang Bernyawa Pasti Mengalami Kematian, Baca Selengkapnya
  • 0

Terkini

layang

.

social bar

social bar

Topik Populer

Iklan

Close x