Dipandu moderator Rahma Sarita, mantan penyiar televisi swasta , menghadirkan Abdullah hehamahua, Mantan petinggi KPK, Irma Hutabarat, aktivis yang aktif mendampingi keluarga Almarhum Brigadir Joshua, Komarudin Simanjuntak SH. Pengacara dari keluarga Almarhum Brigadir Joshua.
Seiring bergulirnya Waktu adalah kejadian demi kejadian diuraikan sehingga perlu otopsi ulang terhadap jenazahnya Almarhum Brigadir Joshua. Setelah berhasil digali dan dibuka, tercium lah wangi dari jenazahnya tersebut. , kata Komarudin Simanjuntak.
Seperti yang diberitakan pada akhirnya terungkapkan kisah tragis tersebut. Brigadir Joshua yang seharusnya diwisuda dan menyandang gelar sarjana dari Universitas harus diwakilkan oleh Ayahnya_ Almarhum dengan didampingi nenek nya dan aktivis Irma Hutabarat yang juga mantan penyiar televisi swasta.
Betapa kesedihan menerpa keluarga Almarhum Brigadir Joshua. Orang Batak bilang dia mati ponggol, yaitu meninggal dunia belum menikah tidak ada anak jadi putus marganya begitu keterangan dari Irma Hutabarat. Juga ada jenis kematian sesuai dengan kejadian nya dipakai namanya kematian jenis Apa.
Ruangan kecil penuh sesak sampai selasar jalan juga diisi orang bahkan awak media harus rela bergantian keluar masuk berbagi waktu liputan. Dan ternyata yang hadir 98 persen muslim dan emak emak. Riuh rendah mereka, Tampak hadir Ruslan Buton mantan perwira TNI dideretan pengunjung, dalam kesempatan itu beliau juga berbicara mencurahkan isi hati.
Didepan selain Komarudin Simanjuntak dan Irma Hutabarat, ada beberapa pembicara lainnya yang silih berganti mengisi acara. Kegiatan berlangsung kondusif dan berakhir dengan baik, boleh dikatakan Kamarudin Simanjuntak yang menjadi bintangnya sore itu.
(Nanang/Putra)